Urban farming tidak harus mahal. Kita bisa memanfaatkan barang-barang bekas di sekitar rumah sebagai pot tanaman. Botol air mineral, kaleng susu, ember pecah, atau styrofoam bekas buah bisa disulap jadi media tanam. Cukup bersihkan, buat lubang di bagian bawah untuk drainase, lalu isi dengan tanah dan kompos. Kreativitas dalam menggunakan barang bekas tidak hanya menghemat biaya, tapi juga membantu mengurangi sampah rumah tangga. Kegiatan ini cocok dijadikan proyek keluarga bersama anak-anak. Mereka bisa belajar cara menanam sekaligus diajarkan pentingnya menjaga lingkungan melalui daur ulang yang bermanfaat.
Menanam sayuran di rumah dengan kondisi cuaca panas seperti di Kota Tangerang tetap bisa dilakukan...
Urban farming punya banyak manfaat. Dari sisi ekonomi, bisa menghemat uang belanja karena sayur...
Pupuk kompos bisa dibuat sendiri di rumah dari sampah organik. Gunakan kulit buah, daun kering, sisa...
Menyiram tanaman adalah kegiatan penting dalam urban farming. Sebagian besar tanaman butuh disiram...
Urban farming tidak harus mahal. Kita bisa memanfaatkan barang-barang bekas di sekitar rumah sebagai...
Bagi yang baru mulai urban farming, pilih tanaman yang mudah tumbuh dan tidak membutuhkan banyak...
Urban farming adalah kegiatan menanam sayur, buah, atau tanaman obat di lingkungan perkotaan. Tidak...
